Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Haruskah kita menyesali akan pernah hadirnya?




Wordpress.com


Cinta, apa itu cinta? Pertanyaan yang memang sudah tidak asing lagi bagi setiap orang yang mendengarnya. Jika disuguhkan dengan pertanyaan semacam itu, setiap orang pasti mempunyai jawaban yang beragam dengan gaya bahasa masing- masing. Kalau menurutku pribadi sih, cinta ialah ketika kita benar-benar mampu mencintai cinta itu sendiri. Apa maksudnya? Nah, disini dimaksudkan bahwa ketika kita sudah mencintai seseorang yang memang kita yakini sudah membuat kita benar-benar mencintainya meskipun nantinya ternyata mereka harus terpisah dengan berbagai alasan. Meskipun ternyata luka yang tergores jauh lebih membekas daripada sekedar kenangan indah yang telah terukir. Meskipun ribuan liter airmata yang mengalir jauh lebih deras dari sekedar senyum bahagia yang tersungging. Cinta, memang tak pernah habis kata untuk menceritakannya, tak pernah ada batas masa untuk membahasnya, tak pernah ada batas ras untuk dapat merasakannya.
Masterkoepink.com
Saat pertama kali cinta menyapa, mengetuk pintu hati kita hingga ada seorang yang pertama kali mampu membuka pintu itu dan masuk dalam kehidupan kita. Ia datang membawa warna warni baru, menorehkan kisah baru, menghiasi hari – hari kita. Airmata pun tak segan mengiringi awal perjalanan cinta itu. Airmata menjadi penyejuk mata yang telah lama mengering seakan ia adalah berkah. Tak hanya airmata cintanya, dukanya, harunya, bahagianya seketika setiap airmatanya yang menetes terasa begitu hangat mendekap. Sungguh segalanya terasa indah, hingga hanya keindahan yang seketika itu dapat kita rasakan. 
Wordpress.com
Namun ternyata perjalanan cinta tak semulus jalan tol, bahkan lebih terjal daripada sekedar jalan bebatuan di pegunungan. Saat kita lengah, tak mampu menjaga keseimbangan ketika tersandung batu yang menggoyahkan langkah kaki bahkan sampai membuat salah satu atau keduanya terjatuh. Mungkin dengan bangun untuk melanjutkan perjalanan masih bisa dilakukan, tapi jika hal itu terjadi dua tiga kali atau berulang kali hingga sampai pada titik jenuh kelelahan yang tak mampu dilawan lagi. Sampai ada yang memutuskan untuk berhenti. Entah berhenti sejenak untuk istirahat, atau bahkan berujung selamanya.
Perpisahan seakan menjadi satu-satunya keputusan akhir perjalanan cinta kita. Sebutan kekasih seketika itu beralih menjadi mantan. Adanya mantan pertama yang berasal dari cinta pertama. Seseorang yang pertama kali mampu membuat kita menitikan airmata haru bahagia karena ia yang pertama kali pula mampu membuka pintu hati kita atas nama cinta. Sekaligus mantan pertama, seseorang yang pertama kali mampu membuat hari –hari kita diiringi dengan airmata yang tak pernah letih mengalir dari kedua sumber air mata ini. Karena luka dari perpisahan itu lebih menyayat dari pada luka tersandung batu saat melalui perjalanan cinta itu sendiri. Rasa sakit, sedih, kesal, benci, marah atau apalah saja rasa yang demikian begitu merasuk bahkan menusuk begitu dalam menyayat setiap keping hati.
Blogspot.com
Seringkali kebanyakan dari kita memilih untuk berusaha membencinya dengan menciptakan ingatan-ingatan buruk tentang dia. Tapi apakah usaha seperti itu berhasil? Bisa jadi. Tapi apakah yang kita lakukan itu cara yang tepat? Tidak. Tidak semua orang bisa berhasil melupakan mantannya dengan usaha yang demikian karena memang itu bukanlah cara yang tepat. Dengan berusaha membenci mantan yang ada kita hanya akan menanamkan rasa dendam, sakit hati, kesal yang semua itu justru hanya akan menyakiti diri kita sendiri. Bagaimana tidak, membenci hanya akan membuat kita terkungkung dalam rasa penyesalan. Karena sebenarnya kebencian yang berusaha kita ciptakan sendiri itu adalah perpaduan antara rasa cinta yang begitu mendalam dengan rasa sedih karena harus berpisah pada akhirnya.
Blogspot.com
Ayolah kawan, kebanyakan dari kita mungkin sama-sama pernah mengalami hal seperti ini tentunya. Betapa hal ini merupakan salah satu masa-masa tersulit yang pernah kita alami. Kecewa, terluka, sakit hati dan menangis itu semua hal yang wajar. Semua itu sah-sah saja, tak ada yang salah. Namun kita juga harus tetap selalu berpikiran positif. Bukankah kita pernah bersyukur kepada Tuhan karena telah menghadirkan dia dalam hidup kita? Tetaplah seperti itu! Bersyukur karena juga telah memisahkan kalian. Karena mungkin Tuhan telah menyiapkan seseorang yang lebih baik dari dia. Tuhan telah menyiapkan kejutan yang lebih indah untuk kita.
Blogspot.com
Seringkali kita bertanya, kenapa penyesalan itu datangnya terakhir? Coba kita pikirkan, bukankah sebenarnya tak akan pernah ada kata penyesalan jika kita mampu mengambil hikmah dari setiap apa yang terjadi dalam hidup ini sekalipun hal yang sangat buruk. Baik buruk yang terjadi semua itu juga atas izin Tuhan, semua itu pasti mengandung hikmah atau pelajaran jika kita mampu menelaahnya. Tetaplah bersyukur meski ia telah pergi, bersyukurlah karena melalui dia Tuhan telah mengajarkan kita makna mencintai dan dicintai, makna memiliki dan merelakan. Saat kita mampu mencintai cinta itu sendiri, kita akan tetap bisa tersenyum bahagia, meski hati terluka, meski tak lagi bersamanya, meski harus kehilangan dia. Karena cinta yang tulus, ia akan tetap mampu memberi tanpa menuntut imbalan apapun. Kawan! tetaplah bersyukur, tetaplah tersenyum bahagia karena dalam hatimu telah dianugrahi Tuhan rasa cinta yang begitu indah.

 Cahaya_Ayya




 
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar