Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

SI CERDAS BERCITA MULIA


Oleh Risalatul Munawwaroh



Intan begitulah ia akrab disapa oleh teman temannya. Nama lengkapnya  Intani Sholihah Hafizatul Husna.  Ia lahir di Aikmual 19 tahun silam, tepatnya pada 24 Januari 1997. Ia adalah anak pertama dari empat bersaudara. Dia lahir dari keluarga yang berada. Ayahnya seorang kepala sekolah dan guru bahasa arab di MA Darul Aminin sedangkan  ibunya guru di TK.
Masa kecilnya dilaluinya dengan indah bersama keluarga dan teman temannya di Aikmual Lombok NTB. Ia seorang anak yang lincah dan pandai. Ketika usia 5 tahun ia mulai sekolah di TK Raudlatul Atfal Aikmual lombok NTB. Selanjutnya ia melanjutkan sekolahnya di SDN 1 Aikmual. Di SD ini bakatnya mulai nampak. Ternyata ia senang dalam hal seni khususnya seni menggambar dan mewarna. Dia pernah menjadi juara 2 lomba mewarna di TK Pertiwi Praya saat ia kelas 6.
Selepas kelas 6 ia melanjutkan sekolahnya di MTs Puteri NW Narmada dan mondok di Ponpes Nurul Haromain Puteri. Prestasinya tak berhenti di SD saja. Ketika MTs ia menjadi juara 2 lomba mewarna tingkat Kabupaten saat ulang tahun Pramuka. Selanjutnya ia melanjutkan pendidikannya di SMA Puteri NW Narmada  dan mondok di Ponpes Nurul Haromain Puteri selama 1 semester. Kemudian pindah ke MAN 1 Praya lombok tengah. Meskipun ia pendiam namun prestasinya di kelas sangat memuaskan. Mulai dari sekolah SD, ia selalu menjadi juara kelas antara juara 1. 2 dan 3. Ketika di MTS ia selalu menjadi juara 1. Ketika di MA selalu menjadi juara 1 hanya ketika semester 2 kelas 1 yg juara 2.
Setelah saya tanya mengapa dia bisa pandai sepeerti itu dia menjawab karena ia memiliki motivasi selalu belajar ketika orang tidak belajar. Tidak ada kesuksesan jika kita hanya bersantai. Selain itu, sebagai anak pertama ia harus bisa membahagiakan orang tuanya dan menjadi tauladan bagi adik-adiknya. Makanya ia tak pernah putus asa dalam belajar. Dalam kondisi apapun dan ditimpa masalah apapun ketika ia diberi tugas maka ia selalu berusaha untuk meyelesaikan tugasnya tepat waktu demi kecintaannya pada orang tua dan keluarganya. Ia ingin orangtuanya bisa tersenyum melihat prestasinya. Satu kebiasaan unik yang dibocorkan oleh teman kamarnya hehe, intan ini ketika akan berangkat ke kampus pasti akan mandi di jam yang unik. Biasanya jika dia masuk jam 8, dia akan bilang mbak aku istirahat bentar bangunin jam 6 lebih 7, atau jam 6 lebih 5. Dan jika sudah jam tersebut dia akan gelagaban segera mandi. Jadi cara agar ontime yang unik untuk tidak menyebutkan secara mainstream jam 6 pas atau jam setengah 7. Satu lagi, biasanya dia selalu membersihkan kamar ketika penghuninya sedang keluar. Ungkap mbak fitri “Aku bagian mengotori kamar mbak, dek intan yang tiba-tiba mbersihin hehe.” Tak heran jika kamarnya mendapat pujian dari salah satu sie kebersihan.
Saat ini, si cerdas ini kuliah di UNISMA sambil mondok di PP Darun Nun. Meskipun ia sudah bertahun-tahun hidup di pondok, ia tidak pernah bosan untuk mondok. Menurutnya hidup di pondok untuk saat ini lebih baik karena hidup di pondok bisa melindungi kita dari pengaruh kehidupan luar. Diam-diam, dia ini memiliki banyak bakat yang terpendam. Sekarang ia menjadi penulis. Tulisannya banyak tersebar di instagramnya. Ia juga ahli di bidang bahasa. Maka gak salah lagi kalau dia dipilih sebagai pengurus devisi bahasa di PP Darun Nun. Bagaimana harapannya selepas ia lulus dari sekolah Strata 1? Ternyata ia memiliki cita cita yang mulia yaitu ia ingin membuat sebuah les-lesan gratis bagi anak-anak di kampungnya di lombok tengah sana. Ia merasa bahwa anak-anak di daerahnya sana banyak yang tidak melanjutkan sekolahnya. Kebanyakan dari mereka menikah sebelum lulus SMA. Akibatnya banyak terjadi perceraian di daerahnya. Ia berkeinginan untuk mengajak anak anak di daerahnya cinta ilmu dan suka belajar. Semoga apa yang ia dapatkan selama ia belajar di malang bisa ia amalkan di daeranya sana. Dan bisa membuat cabang Darun Nun 2 di lombok tengah sana. Aamiin.

Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar