Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Bangunan Akhlak

Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Oleh : Nur Alfiyatul Hikmah

Narasumber : KH Imam Muslimin ( Dosen di Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang )

Ahad, 18 September  2016. Masjid Baiturrahman Bukit Cemara Tidar Karangbesuki Sukun Malang.

Pada ceramah kali ini Ustadz menjelaskan bahwa : "Orang yang mengerti agama, faham agama, pinter agama, belum tentu bisa merasakan agama, tapi hanya mendengar saja. Lalu kalau sudah mendengar agama serta mampu mengantarkan agama baru bisa merasaan agama. Kalau sudah bisa merasakan agama barulah tumbuh percaya terhadap kebenaran. Jikalau kepercayaan sudah ada dalam diri seseorang barulah muncul perilaku. Jika perilaku ini sudah tertanam dalam diri manusia baru ini bisa disebut akhlaq agama"

Menurut beliau orang yang sudah mengerti akan agama belum tentu bisa dikatakan akhlaqnya baik pula. namun orang yang baik akhlaqnya mampu melewati tahapan-tahapan yang beliau paparkan diatas. Apalagi orang pinter belum tentu juga bisa dikatakan baik, banyak disekitar kita orang yang pinter faham akan agama, namun kelakuannya tidak berbeda jauh dengan binatang. akhlaq hancur moral biadab sudah tidak tahu akan aturan yang ada di negaranya sendiri. Peraturan dilanggar norma-norma tidak dipatuhi. apa bedanya manusia dengan binatang kalau akhlaqnya sama saja.

Zaman sekarang pintar gak cukup, faham juga gak cukup. karena kalau hanya pintar dan faham saja tanpa diimbangi akhlaq yang baik, sama saja "tidak seimbang". Sekarang yang terpenting ini akhlaq bukan fashion yang dimana-mana ngehits dan tidak tahu aturan, semua agama pasti punya aturan dan aturannya pun berbeda-beda, hanya manusianya saja yang kurang dalam menata akhlaq dari dalam diri sendiri maupun lingkungan.


Skema menuju Alim

Pinter -- Arif ( Bijaksana ) -- Kesadadaran -- Alim

Penjelasan dari skema diatas yakni Misal ada pengendara sepeda motor yang mau melewati jalan raya yang terdapat lampu merah, nah si orang pinter ini jika tidak arif maka lampu merah tidak akan dianggapnya dan hanya dihiraukan apalagi si orang pinter ini tidak memiliki kesadaran pasti lampu merah akan diterobosnya tanpa pikir panjang, kalau semua dilakukan sama orang pinter sifat alim tidak akan diperolehnya. Namun jikalau orang pinter ini mampu memilah memilih dan berfikir dengan kesadarannya pasti dia akan menuju sifat alim yang hakiki.

Bangunan Akhlak, yang pertama yakni Mengokohkan ilmu agama agar tetap berdiri tegap pada keyakinan yang dianutnya, yang kedua Pendekatan Ibadah ( Spiritual ) yang intens, yang ketiga Rasa kepada Agama harus diperdalam, yang keempat Kebenaran Iman, dan yang kelima Perilaku.

Dalam hal beribadah ( Menyembah Tuhan ) belum tentu sama karena keilmuan serta pengetahuannya yang berbeda apalagi rasanyapun tak sama serta kepercayaan juga tak sama dan perilakunya tak sama ya lantas apa yang mau kita sombongkan. Diri ini kecil dihadapan Tuhan yang maha segalanya yang memiliki segalanya. Serahkan semua kepada-Nya apapun yang kita lakukan semoga akan mendapatkan imbalan yang sepantasnya.

Sekian dari saya kurang dan lebihnya mohon maaf. Tambahkan dikolom komentar jika ada salah kata yang harus diperbaiki.




Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar