Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Kelak Tuhan dan Surganya

Oleh: Nilatul Mufarrihah

Pondok Pesantren Darun Nun


”Nduk.. duwite wes tak titipne neng cacak e”. Itulah rangkaian kata yang di kirim laki-laki yang setengah sepuh melalui pesan singkat tadi siang itu. Hinga bingar  kesumringahan saat itu mengahiri raut wajahku yang mulai layu dan gerak fisikku yang mulai lunglai. Saat itu pula hatiku berbisik “ Berdosalah dan menangislah diriku ini yang belum pernah bisa membalas kebaikan, kasih sayang dan sentuhan-sentuhan persuasif yang selalu beliau suguhkan kepada diriku ini, setidaknya untuk membuatnya tersenyum lebar. Laki-laki itu tak lain adalah abiku sendiri.
Beliau  adalah sosok yang luar biasa bagi diriku. Seorang laki-laki yang sangat betanggungjawab untuk keluarga. Beliau selalu mengecek keadaan kesehatan maupun keadaan keuangan anaknya, ketika anaknya sakit beliau selalu merawat dengan curahan kasih sayang luar biasa. beliau rela tidak tidur semalaman demi menjaga anaknya yang sakit. Ketika anakknya mau balik ke pondok  beliau pasti bertanya apakah uangnya masih ada nak? ketika diriku menjawab “Tasek wonten bi”, meskipun  sebenernya uangku sudah habis. Tapi ketika beliau ada uang pasti langsung beliau di kasihkan , namun ketika beliau belum ada uang, senggang beberapa hari, pasti ada sms kalau uangnya sudah di titipkan ke kakak sepupu saya, meskipun beliau harus mencari pinjaman untuk membiayai anaknya.  Beliau tidak pernah sedikitpun mengeluh.  Beliau sosok yang keras mendidik anak-anaknya, namun kasih sayangnya mampu mengalahkan semua itu. Dan masih banyak beribu kebaikan yang tak sanggup diriku tuk membalasnya.
Untuk abi dan emakku maafkan anakmu ini yangbelum bisa dan  tidak akan pernah mampu membalas segala kebaikan dan kasih sayang panjenengan berdua. Anakmu ini belum bisa menjalankan apa yang Allah perintakan dalam al qur’an “Wabilwalidaini ihsana”. Tak sedikit abi dan emak yang lain yang memiliki tanggungjawab yang sama seperti orang tuaku. Anakmu ini hanya bisa mendoakan semoga kelak Allah yang akan membalas semua kebaikan dan kasih sayang panjenengan berdua dengan surganya. aamiin
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar