Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Dengan Bismillah Istri Selamat

Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Nur Alfiyatul Hikmah



Alkisah sepasang suami istri yang baru-baru saja menikah dengan seorang suami yang berbeda pemikiran dimana seorang wanita ini mempunyai sifat yang kalem lembut dan suka menyebut kalimat "Bismillah" sedangkan si suami memlunyai sifat yang jail, dan tidak suka mendengar istrinya mengucapkan "bismillah".

Dipagi hari yang cerah bangun dari tidur si istri tidak lupa mengucapkan "Bismillah", mau memasak mengucapkan "Bismillah", mau memotong sayur mengucapkan "Bismillah", bahkan mau menyapu pun si istri tidak lupa mengucapkan "Bismillah". Si suami mendengar istrinya yang tiap kali mengucapkan "Bismillah" itu risih dan tidak suka. Sampai-sampai si suami mempunyai inisiatif yang membuat dia ingin mengerjai istrinya.


Keesokan harinya si suami berniat mengerjai istrinya dengan mengisi rak almari dengan perhiasan yang begitu banyak. Dan bepesanlah si suami kepada sang istri "Dek aku menitipkan kunci ini kepadamu agar menjaga yang ada di dalam rak almari jika nanti aku membutuhkan akan ku ambil " si istri menjawab sambil menganggukkan kepala "iya mas akan ku jaga". Seusai suaminya memberikan kunci kepada si istri, si istri langsung mengunci almari tersebut dengan mengucapkan kalimat "Bismillah". Kalimat ini tidak pernah lupa diucapkan oleh sang istri. Si suami pun mendengar apa yang diucapkan si istri. Ditaruhlah kunci almari ini di sebuah tempat yang menurut si istri aman. Si suami tau kalau istrinya menaruh kunci di tempat tersebut.

Lalu, si istri meninggalkan rumah untuk berbelanja ke pasar. Setelah istri keluar si suami dengan cepat membuka almari dan membuang perhiasan yang ada di almari ke dalam sumur. Si suami tertawa sambil berkata awas kamu dek nanti aku marahi dengan alasan perhiasannya hilang.
Sepulang dari pasar si istri mengetuk pintu dan mengucapkan salam. 

Si suami dengan tegap menunggu kedatangan si istri. Si suami langsung menagih perhiasan yang sudah dititipkan ke si istri. Si istri langsung membuka almari tersebut tak lupa dengan mengucapkan bacaan "Bismillah". Malaikat disuruh oleh Allah agar mengambil perhiasan yang sudah dibuang oleh suami didalam sumur. Setelah dibuka oleh sang istri langsung ada perhiasan itu dan kagetlah si suami (kok bisa ada ya padahal tadi udah tak buang ke dalam sumur), hingga sampai akhirnya si suami mengambil hikmah dari semua kejadian kalau bacaan "Bismillah" membawa keberkahan dan menyelamatkan perhiasan.
Terasa aneh bukan. Bahkan kalau menurut cara berfikir kita gak mungkin banget kan. Akan tetapi semua terasa mungkin jika Allah yang berkehendak.

Wallahua'lam bissowab...
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar