Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Ibu Kartini Di Zaman Kita

Bulan April identik kita kenang dengan moment Ibu Kartini, sosok perempuan hebat pejuang bangsa yang berjuang untuk perempuan supaya bisa menuntut ilmu layaknya seoarang laki-laki. Tentu saat ini berbeda yang kita alami dengan zaman beliau dulu. Namun pada hakikatnya, masih saja kita temui, perempuan belum sepenuhnya bisa sekolah tinggi, entah itu terhalang ekonomi atau hambatan lainnya. Karena perempuan masih identik dengan sumur,dapur dan kasur. Masih bersembunyi di ketiak suami dan sami'na wa atho'na dengan segala yang diperintahkan. Tapi di zaman kita saat ini, tentu banyak hal yang harus kita lakukan dan benahi kembali sebagai perempuan. Karena perempuan juga harus hebat, mandiri, bisa diandalkan, cerdas, menebar manfaat dan tentunya mampu membawa perubahan menuju lebih baik bagi diri dan masyarakat sekitarnya, dan kemajuan bangsa pada umumnya. 


Menjadi perempuan adalah indah, istimewa, sampai sampai di dalam Al-Qur'an ada surat Annisa' yang artinya Perempuan. Rasulallah juga bersabda : Aljjantul tahta aqdamul ummahat, syurga itu terletak di bawah kaki ibu. Lalu kita jumpai juga Ibu Kota, kenapa tidak Bapak Kota? ini semua betapa istimewanya perempuan. Maka dengan sebab dia indah itu akan menjadi sebaik baik perhiasan dunia jika ia menjadi wanita shalihah. Addunnya mataa'un wa khairun mata'uha Al-mar'atus shalihah.


Menjadi kartini di zaman kita tentu bisa kita lakukan, menuntut ilmu setinggi tingginya, bisa berkomunikasi dan menyatu dengan masyarakat manapun, menebar kebaikan dan kemanfaatan dan tak pernah lelah untuk berjuang demi kemajuan bersama. Tentu harus dimulai dengan hal-hal kecil, anak perempuan yang manis itu selalu taat pada Allah dan Rasulnya, taat bakti pada kedua orang tua, menghormati guru, sayangi sesama, berakhlak yang karimah, dan banyak dimensi hal hal kecil yang akan berdampak besar, bagaimana kita akan bisa melakukan hal besar kalau belum bisa melakukan hal yang kecil, Dan menuntut ilmu adalah kewajiban dari buaian ibu sampai ke liang lahat, jadi setiap perjalanan hidup kita ini akan menjadi ilmu jika kita mampu menjadikannya pelajaran dan mampu menjadikan kita lebih baik. 

Semoga kita semua mampu menjadi Kartini di zaman kita dan dalam dimensi kita dimanapun dan kapanpun. Perempuan yang mampu memberikan penerang dan penawar bagi orang disekitarnya. Amin



Izzati Ruba'ie
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar