Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Membuka Jendela Dunia


Izzati Ruba'ie

Beberapa hari yang lalu mengunjungi sebuah pameran rutin di Kota Bunga, bersama Abyna sekeluarga tepat setelah shalat Isya. Aada kebahagiaan tersendiri ketika bisa jalan-jalan santai bersama beliau yang kami takdzimi. Bakal kangen dengan kota bunga dan seisinya kelak ketika sudah di kampung halaman, jadi mumpung masih disini, boleh lah sejenak melepas penat. Namun ada yang terbersit di hati, ketika pertama kali memasuki area pameran yang katanya Book Fair, namun dipenuhi dengan pameran pakaian. 

Setelah berkeliling di area pameran , dan memang nuansanya berbeda dari pameran dari tahun tahun sebelumnya. Buku yang ada di area tersebut lebih sedikit dari pakaian yang di pajang, atau mungkin ganti nama ya, Book Fair menjadi Style Fair. Jika baru disambut saja, sudah dipenuhi dengan style , lalu bagaimana di dalamnya. Jangan jangan nanti jadi berburu pakaian, bukan buku. Lalu muncul pertanyaan kemana semangat membaca kita, jika dalam tema saja, sudah melenceng dari seharusnya, lalu bagaimana realitanya. Sudah terlihat di negeri kita style yang menjadi utama, minat bacanya sudah menurun. Bisa kita tengok pusat perbelanjaan kita, lebih ramai mana toko buku daripada toko pakaian? lebih rame mana perpustakaan atau tempat nongkrong?. Maka ini menjadi PR kita bersama para generasi muda, bagaimana bisa membuka jendela dunia, kalau belum rakus baca. 

Tidak susah sebenarnya bisa keliling dunia, cukup kita membaca di kamar, kita bisa tahu seluruh yang ada di belahan dunia manapun. Tinggal kita saja yang mau atau tidak. Jika membaca saja sudah menurun, lalu bagaimana dengan minat menulis kita. Karena keduanya adalah bak sepasang kekasih yang tak bisa dipisahkan. Ia saling melengkapi untuk bisa membuahkan suatu karya luar biasa. 
Semoga menjadi renungan kita bersama para generasi muda, Hidup ini terlalu singkat jika hanya dihabiskan untuk hal yang semu yang tak mendatangkan manfaat, mari bersama melakukan yang terbaik untuk sebuah tabungan amal kita kelak di akhirat. semua bisa digapai hanya dengan ilmu dan amal. dan ilmu bisa diperoleh dengan membaca. 

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar