Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Let's To Be Shalihah

Izzati Ruba'ie

Kau tahu putriku sayang, laki-laki adalah layang-layang dan perempuan adalah benang. Tanpa perempuan, laki-laki tak akan menjadi apa-apa. Di balik ketinggian (kesuksesan) laki-laki, ada perempuan hebat dibelakangnya. Putriku, jadilah benang yang berkualitas baik. Buatlah layang-layangmu kelak terbang setinggi-tingginya, karena setinggi apapun ia terbang, ia selalu terikat olehmu dan bergantung denganmu. Jagalah dia agar tidak putus dan hilang arah. Ingatlah bahwa layang-layang selalu ingin terbang tinggi (Bunda Lanina Lathifa)

Maka menjadi benang yang berkualitas terbaik, haruslah di tempa sejak dini sejak kita masih gadis. Karena kebiasaan kita sekarang akan sangat berpengaruh ke rumah tangga kita esok. Perempuan mestinya harus gesit, suka bersih-bersih, suka memasak, pandai mengelola keuangan, suka membaca, bisa di andalkan, ringan tangannya menolong orang, penyayang kepada anak-anak, perhatian kepada hal-hal kecil terutama kebersihan dirumah, dan tentunya taat kepada Allah dan rasulnya, dan semangat menuntut ilmu. Karena perempuan yang cerdas itu sadar bahwa kelak dia akan menjadi madrasah utama bagi anak-anaknya, bagaimana mencetak generasi yang tangguh dan handal kalau tidak punya pendidik yang hebat. Maka siapapun kita, entah mau jadi apa besok, perempuan haruslah berpendidikan, berilmu, punya wawasan yang luas, haus ilmu, supaya kelak anak-anaknya tumbuh menjadi generasi yang hebat.

Jika saat ini kau sedang mempersiapkan diri menjadi ibu yang cerdas
Maka kelak akan membuahkan anak anak yang hebat
Yuuuk sama sama berbenah menjadi lebih baik lagi.

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar