Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Kapan Kamu Merasa Paling Nyaman?

Assalamualaikum kawan!
Lama tak jumpa di media yang satu ini, (semoga gak kena denda dev kepenulisan ya,) hehe. Bagaimana kabarnya?
Tidak seperti biasanya, kali ini saya tidak datang dengan karya - karya melankolis saya hasil perenungan berhari - hari bermalam - malam, hhaha
Pagi ini saya mendapatkan pertanyaan yang saya sendiri juga tidak tahu datangnya dari siapa, karena berbentuk pertanyaan online via ask.fm.
Akun ask.fm ini sudah lama saya miliki, namun jarang2 saya buka, makan dari itu (maka maksudnya, maklum kelaparan hehehe), selagi saya sedang menanggapi pertanyaan2 entah dari anonim atau siapapun itu, saya juga ingin membagikan jawaban saya disini, mungkin saja bisa menjawab problematika yang ada, sekaligus mengisi label tips yang nampaknya masih jauh dari hingar bingar keramaian, bila dibandingkan kolom puisi dan yg lainnya, heheh



Gambar 11.4 : Source from Ask.fm/in_ndahnur12



Berawal dari sebuah pertanyaan, "Kapan kamu merasa paling nyaman?". Hmmm, nampaknya pertanyaan ini begitu menyentil saya. Okedeh langsung saja, berikut ini jawaban saya, cekidot!

Kenyamanan memang salah satu aspek penting yang memiliki pengaruh besar buat diri seseorang. Dengan kenyamanan, seseorang diyakini akan lebih enjoy untuk melakukan hal-hal yang sudah direncanakan maupun nggak direncanakan, lantjar jaya pastinya, hehe
Bagi segelintir orang, kenyamanan itu mahal harganya (termasuk aku),
Kenyamanan itu banyak ya pengkategoriannya. Tapi kali ini ada 2 kenyamanan yang menurutku paling sering orang rasakan.
Pertama, kenyamanan antar sesama manusia. Nggak heran bahwa kenyamanan yang satu ini sering dicari - cari banyak orang. Kenapa? Karena sejak lahir sampai kita mati nanti,  interaksi dengan sekian ribu maupun jutaan tipikal orang yang berbeda-beda akan terus menerus dijalanin. Biasanya, beberapa orang selalu mencari kecocokan satu sama lain guna ngedapetin yg namanya kenyamanan, apalagi hal-hal krusial seperti mencari teman,sahabat, jodoh, (Eaaaaa ada yg baper nanti), wkwk

 Namun, ketika kita sedang dalam posisi kurang begitu nyaman buat bergaul maupun bekerja sama dengan orang tertentu, kita nggak bisa memaksakan bahwa orang lain harus selaras dengan pemikitran kita, harus sejalan dengan gerak kita, dll. Ya, perbedaan seringkali menimbulkan gesekan-gesekan sosial antar sesama. Yang terpenting, cobalah untuk memandang sisi positif dari adanya hal ini, agar kita lebih memiliki wawasan yg luas tentang cara memahami orang.  Juga, jangan lupa, ambil hikmah yg bisa diraup dari interaksi kita dgn orang yang membuat kita kurang nyaman. Kembali lagi pada prinsip awal. Yup! positif thinking.

Disisi lain, ada juga kenyamanan seseorang yg disebabkan karena taraf lingkungannya. Biasanya ,kenyamanan yg satu ini muncul kalau seseorang udah stay di zona nyamannya. Dalam artian, lingkungan memfasilitasi apa yang diinginkan olehnya, sampai akhirnya membuat seseorang jadi mager (males gerak), stagnan pada kondisi lama n kurang berani dalam mencoba hal-hal baru. Kenyamanan model ini udah sepatutnya perlu diantisipasi ya guys, soalnya inilah yg terkadang bikin kita jadi kurang berkembang. Keluar untuk mencoba dunia yg baru adlh hal yang udah banyak direkomkan.Kok bisa sih? Heheh makanya dicoba aja.

 
Nah biasanya nih, aku merasa nyaman ketika aku bisa leluasa melakukan hal yang aku inginkan maupun aku rencanakan tanpa ada pencegahan maupun pembatasan yg sewajarnya.Misalnya nih, ketika aku pingin mengetahui suatu objek secara lebih detail dan mendalam, biasanya aku  selalu ngelakuinnya sendiri. Ini guna aku bisa nglakuinnya lebih optimal tanpa pengaruh orang lain. Cz biasanya nih, kalau kita lagi bersama dgn orang lain, kita masih ingin untuk engeksplorasi suatu objek/tempat tapi ternyata temen kita udah ngerasa capek. Kadang aku berfikir ,kasian juga kalau org lain harus ngikutin kemauanku yang notabennya tak terbatas dalam mengamati suatu perkara, Maka  dr itu intensitas untuk fokus bepergian secara pribadi lebih sering aku jadikan alternatif pilihan. Itulah juga alasan kenapa aku lebih sering kelmana-mana sendiri, hehe.
Disisi lain, aku akan ngerasa lebih nyaman ketika enjoy menjalin pergaulan dengan orang lain, gak merasa tertekan ketika bercelengkerama dengan orang lain. Dan biasanya kalo udah kayak gini ngomongnya banyak,hehe
Tht's all from me :)

Bonus pap
 

Nah itulah tadi penjelasan jawaban dari saya yg gak bisa dibilang singkat pastinya, hehe. Kalau kamu gimana? apa kamu setuju dengan jawaban dari saya? atau mau menambahkan kali... ya ya monggo yang sudah gak sabar untuk mengajukan pendapatnya....
Oya buat kamu2 yang punya akun ask.fm, bisa nih saling tukar opini, mau kepo, saling tanya jawab apapun itu, baik secara blak - blakan maupun tersembunyi. Tapi ttep ya, kita kudu bisa menggunakan akun media sosial apapun itu dengan bijak, jangan sampei kita salahgunakan. Untuk lbih jelasnya, bisa follow di @in_ndahnur12 .Gak follow juga ttep bisa tanya2 kok, hehe. Thx! :)




Indah Nurnanningsih
Joyo Suko Blok A/27
Bukit Cemara Tidar F3/4

Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar