Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Berbisnis Ala Rasulullah SAW Part 1

Berbisnis Ala Rasulullah




Pondok Pesantren Darun Nun Malang

By: laila nadhifah
      Penghuni Penjara Suci
      BCT Blok F3 No 04



Sebelum membahas berbisnis ala rasulullah, kita harus kenal rasul dulu ya,,
katanya tak kenal maknya tak sayang
Nabi muhammad adalah utusan allah yang wajib menjadi suri tauladan bagi umat manusia.
Bagaimana tidak?

Adakah sekarang seorang manusia seperti beliau?
Temen-temen pernah baca arti ayat-ayat al-qur’an?
kalau belum, baca dulu gih
Karena yang dibawah ini diperlukan tau isi al-qur’an..
udah jangan banyak tanya, baca dulu aja!:)

Ummul Mukminin ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha ketika ditanya oleh sahabat Hisyam bin Amir Radhiyallahu ‘Anhu tentang bagaimana akhlak Rasulullah, maka ‘Aisyah berkata: “Bukankah engkau sering membaca Al-Qur’an?”, beliau menjawab: “Ya”, ‘Aisyah berkata: “Akhlak Rasulullah adalah Al-Qur’an”.  (H.R. Muslim).

Seorang muslim pasti sudah sangat dekat dengan kalimat ini;
اَشْهَدُاَنْالَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَاَثْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًا رَسٌؤلُ اللهِ
"aku bersaksi tiada tuhan selain allah, dan muhammad adalah utusan allah"

Untuk contonhya, penulis beri satu contoh sifat beliau ya..
Ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan Abu Bakar As-Siddiq melakukan hijrah ke Madinah, kaum Musyrikin segera menawarkan 100 ekor unta kepada siapa yang dapat membunuh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
Suraqah bin Malik bin Jus’ham yang mendengar kabar tersebut segera mencari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Suraqah segera mengejar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dari belakang, akan tetapi kudanya tersungkur dua kali dan terjerembab ke tanah.
ketika ingin mengeluarkan kudanya daripada pasir, ia tidak bisa karena bnyaknya pasir yang mengepul.
Suraqah meminta tolong kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan baginda menolongnya.
Dari kisah tersebut tergambar jelas bahwa tatkala Suraqah ingin membunuh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Ia bersama kudanya malah terjerembab ke tanah hingga beberapa kali. Kemudian setelah itu, ia memohon kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam supaya menolongnya.
Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam akhirnya menolong Suraqah serta memaafkan kelakuan Suraqah yang hendak membunuh beliau.

Subhanallah, sungguh mulia akhlak Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, ketika beliau ingin dicelakai sekalipun, beliau malah menolongnya. Pada saat beliau dimusuhi, beliau malah memaafkannya.

Coba kalau kita yang mengalami kejadian tersebut.
Akan kah kita menolong orang yang akan membunuh kita itu?
saya yakin mayoritas jawaban mengarah ke kata “tidak”!
tapi tidak dengan rasul, beliau justru menolong orang yang hendak membunuh beliau dan memaafkannya.

Itulah kenapa penulis diatas bilang, baginda rasul adalah sosok yang “wajib” menjadi suri tauladan, dalam hal apapun dan dalam keadaan apapun, temasuk dalam ilmu BISNIS.

Yang penulis amati sekarang ini, mulai tumbuh banyak pebisnis di indonesia, mulai dari toko-toko kelontong hingga frenchise yang telah menjamur dimana-mana, tentunya hal ini mmberikan nafas baru bagi perekonomian karena semangat wirausaha telah tumbuh dan berkembang sampai sekarang ini, meskipun profesi sebagai PNS juga masih dikejar-kejar.
hehe
Dilansir dari beberapa sumber mengatakan bahwa suatu negara akan tumbuh perekonomiannya jika 75% masyarakatnya berprofesi sebagai wirausaha.

kenapa seperti itu? penulis mencoba ber argumen ya..
Bagaimana ekonomi tidak  berkembang kalau semua orang bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan?
orang yang berwirausaha bisa bekerja dan memperkerjakan orang lain, itu artinya dia bisa mensejahterakan karyawan dari segi ekonomi, itu artinya juga bahwa tidak menutup kemungkinan dia kaya dan juga mengkayakan orang lain.
Iya tidak????
Iya lah,,,,hehe. Udah deh jangan ngelak lagi.
Terlebih lagi kalau pengusaha tersebut seorang muslim, lebih keren lagi tuh.
Kenapa?
lha wong rosul kita pengusaha kog.
Tahukah kaliah berapa jumlah ekor unta yang buat mahar pernikahan dengan siti khadijah?
20 ekor unta merah, kita ketahui bahwa zaman rasul unta menjadi alat transportasi bukan?
lha unta merah ini adalah kendaraan terbaik pada saat itu.
kita asumsikan saja kendaraan terbaik pada masa saat ini adalah BMW, kalau harga per_BMW 300 juta, maka rasul telah memberikan mahar senilai 6 milyar.
Nha, bagaimana bisa memberikan mahar segitu banyaknya kalau rasul tidak kaya?

Iya, rasul adalah pengusaha kaya!
Beberapa hari yang lalu, penulis mendengarkan ceramah ustadz yusuf mansur?
ada yang beum kenal siapa beliau?
pengusaha muslim harus tau dong, hehe.
gak wajib sih, paling tidak bisa menjadi motivasi.
hemmm, di bahas kapan-kapan aja ya tentang ustadz yusuf mansur. Penulis mau menceritakan sesuatu yang paling berkesan di ceramah tersebut.
pada saat ceramah tersebut, ustadz mengundang owner stick and shake.Ketika ditanya pada pemilik stick ang shake tersebut, apa rahasia suksesnya?

berbisnis ala rasul!

bentuknya?
shiddiq, amanah, tabligh, dan fatonah?
belum paham juga???
maklum bukan orang arab , jadi masih asing dengan kata-kata itu ya..
hehe
bisa dimaklumi kog.
tapi,,,,,di bab selanjutnya aja ya detailnya,,,biar disini langsung pada intinya!:)

Pemilik stick and shake selalu memberikan pengertian dan pemahaman pada karyawannya bahwa usaha ini berkembang karena allah. Bukan karena siapa-siapa, makanya harus mencontoh utusan allah, yaitu rasulullah.
Setiap pagi para karyawannya harus mengisi daftar hadir atau absen!

ceklok kah?
tandatangankah?
atau finger print?

bukan itu semua, tapi “sholat dhuha”
iya, bener! Bisa konfirmasi ke pemiliknya langsung deh kalau tidak percaya. Hehe
yang beliau jelaskan pada acara ceramah tersebut, para karywan stick and shake absen masuk karyawan dengan “sholat dhuha”, bukan dengan tandatangan, finger print, atau yang lain.
Itu dia kalau orang muslim yang punya usaha, orang islam kaya-kaya, islam pun tersebar dengan baik dengan nilai-nilainya



Next, tunggu tulisan saya selanjutnya ya:)



Sumber:.
Syaikh Shayurrahman Al-Mubarakfuri.2001. Perjalanan Hidup Rasul Yang Agung Muhammad.Jakarta: Kantor Atase Agama Kerajaan Saudi Arabia


Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar