Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

ANAK TAMPAN ITU..



Semua penduduk istana terkaget-kaget melihatnya. Bagaimana bisa seorang budak memiliki kedudukan yang begitu istimewa di hati sang raja dan ratu?
Dia disayang bagaikan anak kandung yang telah lama diidamkan, diberikan baju yang indah, tempat tidur yang mewah, pendidikan yang istimewa, dan perhatian yang tumpah ruah.
Mereka takjub melihatnya, sebagianpun dengki dengan apa yang telah didapatkannya. Bagi mereka anak tampan itu begitu beruntung tiada dua.
Namun jangan salah.
Semua orang hanya melihat kebahagiaannya saat itu. Mereka tak ikut merasakan bagaimana dia dihianati saudara-saudaranya. Dipukuli beramai-ramai tanpa ampun. Dia dibuang ke dasar sumur. Hingga gelap di sana dia sendiri. Dia hanya bisa menangis dan memohon pertolongan pada Tuhannya.
Dan jangan lagi salah.
Semua orang hanya ingin merasakan keberuntungannya saat itu.
Mereka tak pernah mencicip kesedihan mendalam anak kecil itu ketika dibuang. Ketika sejak kecil dia ditinggal ibu dan sekarang harus meninggalkan ayahnya tercinta dalam kesedihan. Mereka tak tahu jika sang ayah tiap saat menangis kehilangan namun tetap berupaya dalam kesabaran.
Anak kecil itu selalu berdoa untuk kesabaran ayahnya, dan ayahanda itu selalu berdoa untuk perlindungan anaknya.
Dua sosok teladan yang begitu indah dalam islam kita. Subhanallah
Nabiyullah Yusuf dan Nabiyyullah Ya'qub
Salaamun alaa Ya'qub wa Yusuf

Dyah Ayu Fitriana
Pondok Pesantren Darun Nun
Bukit Cemara Tidar Malang .
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar