Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

MUSLIMAH PATAH HATI?

Hati sedang kecewa dan terluka? Hati sedang sangat lemah? Tidak tenang? .
Di dunia ini, tidak ada yang mau merasa kecewa dan terluka. Apalagi menjadi lemah akibat dari permainan perasaan. Sebut saja patah hati.
Merasa lemah dan tidak tenang, sehingga butiran-butiran nan halus keluar membasahi pipi manismu.

Terkadang kita tak pernah menginginkan sesuatu berakhir, tapi faktanya disetiap ada awal disana ada akhir. Seperti awal yang duka dan akhir yang bahagia, bahkan sebaliknya.
Namun, bukan semua masalah KEKECEWAAN hanya disebabkan karena sebuah percintaan dan masalah jodoh. Ada juga yang kecewa mungkin karena perkara lain. banyak perkara yang membuatkan hati kita merasa  tersakiti dan membuatkan kita merasa lemah.

Kita ingin mengelak karena tidak ingin terlihat lemah. Kita berpura-pura kuat. Kita tersenyum, tapi siapa yang tahu bahwa hati kita seakan-akan sedang menangis. Sampai kapan akan terus berpura-pura ?
Ingatlah, kita ini manusia , manusia yang di karuniai hati dan perasaan. Perasaan suka dan duka.
Tak bisa kita pungkiri, karena kita semua pasti pernah merasakan patah hati. Karena kita hidup tidak sendiri.

ini mungkin tulisan konyol yang pernah aku buat. Karena ini adalah tugas, bisa atau tidak bisa . Intinya harus bisa.
Untuk para muslimah aku punya beberapa tips buat kalian termasuk aku juga yang sering merasakan patah hati. Cara untuk mengatasi semacem masalah yang berkaitan dengan hati atau perasaan.

1. Berzikir dan istigfar.
Beristigfar bukan hanya di ucapkan di mulut saja, tapi harus dengan hati.

2. Mengingat Allah.
Ini yang paling penting sekali, senantiasa mengingat allah. Seperti pada surah Ar-Rad : 28 yang artinya "Hanya karena mengingat Allah hati menjadi tentram".

3. Menyibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Dari pada hanya berpangku tangan kemudian menangisi dia yang entah sedang apa. Lebih baik melakukan hal-hal yang berbau positif .

4. Dan ini yang terakhir, ketika semua perlahan menghilang bukan ego untuk menyalahkan yang pergi dan berlalu, yang seharusnya di hidupkan. Karena itu sama saja akan membuat kita semakin merasa tersiksa dan kecewa.
Coba sesekali dalami kekurangan apa yang kiranya menyebabkan hal itu pergi. Bukankah itu lebih indah untuk sebuah keikhlasan dan mempersiapkan perbaikan? . karena "keikhlasan itu mampu merubah segala rasa.

Dan sekarang masih tetap ingin berlarut dalam kesedihan? Kekecewaan? Patah hati? .
Saudariku, semangat ! Ketika Allah mengambil apa yang kita miliki, maka Dia (Allah) akan menggantinya dengan yang lebih baek.

 Intani Sholihah Hafizatul Husna (intan)



Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar