Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Siramlah bunga, bunga akan memberikan cinta




Ketika meliwati taman bunga yang indah, kusaksikan beberapa orang yang menyirami bunga dan pepohonan, beberapa hari berikutnya bunga yang disiram semakin menampakkan keindahannya, dan pepohonan menampakkan buahnya, dan keindahannya saya saksikan sendiri, dan saya yakin orang yang menyiram dan orang yang ada disekitarnya merayakan keindahan bunga-bunga yang indah itu. Dan tidak pernah ada ruginya ia menyiram, walau tidak dibayar.



Demikian tidak pernah ada ruginya memuji orang, mengunggulkan orang, meninggikan orang,  memuliakan orang, bahkan menghargai orang. Jika ia menghargai orang, ia akan berharga. Namun, masih banyak orang takut menghargai, memuji dan meninggikan orang lain, karena takut menjadi pesaing bahkan takut kehilangan harga dirinya, karena ada competitor baru. Tapi hasil penglihatan saya, tidak ada orang yang terjerembab kelubang yang lebih rendah gara-gara ia menghargai orang lain atau mengungulkan orang lain. Bahkan, semakin yang menghargai orang lain, kedudukannya semakin tinggi. Semakin ia memotivasi orang lain untuk maju, maka ia akan diberikan kekuatan untuk lebih baju. Karena apapun yang diperbuatan kepada orang lain, sebenarnya untuk dirinya sendiri. Apalagi yang ditinggikan adalah Allah, maka Allah akan meninggikannya.



Halimi Zuhdy


Share on Google Plus

About Halimi Zuhdy

Penulis puisi berbahasa Indonesia dan Arab (sudah 7 Antologi yang ditulis), Penulis buku Pembelajaran Bahasa Arab, Pendidikan Bahasa Arab, Lingkungan Bahasa, dan lain sebagainya. serta terpanggil untuk menjadi Da'i dan mengaji diberbagai pondok di Malang. sekarang menjadi Dosen Tetap UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dengan pembina mata kuliah Sastra Arab Modern, Folklor Arab, Teori Sastra, dan Al-Arabiyah Li Aghrad Khassoh. serta mengajar Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Arab di Pascasarjana UIN Malang
menjadi Ketua Redaksi Jurnal LiNGUA Humaniora UIN Malang, dan menjadi Khodim Pondok Pesantren Darun Nun Malang.
Pernah belajar di King Saud University dan Menyelesaikan Doktoralnya di Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Menjadi Motivator Menulis, Pembelajaran Bahasa dan Sastra.

0 komentar:

Posting Komentar