Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Bahan Renungan: Puasa kita Puasanya “Ulat” atau “Ular” ?





Ulat seperti kita ketahui adalah hewan yang hidupnya memakan daun-daun, dan bisa dikatakan merugikan manusia. Namun setelah ia berpuasa dalam fasenya menjadi kepompong dan selanjutnya berubah menjadi kupu-kupu, hewan yang berubah seratus delapan puluh derajat dari asalnya. Ulat yang dulu kerjanya hanya merugikan manusia kini telah berubah menjadi kupu-kupu yang hanya mau menghisap madu dari bunga-bung tertentu. Kini ia adalah hewan yang justru banyak bermanfaat bagi manusia. Dan tentu saja kupu-kupu adalah hewan indah yang dikagumi manusia. Ulat tersebut telah berhasil melaksanakan tujuan akhir dari program puasanya, dari hewan yang dibenci manusia karena merugikan menjadi bentuk baru, yaitu kupu-kupu yang dikagumi atau disenangi manusia karena menguntungkan dan bentuknya yang indah.

Sekarang bandingkan dengan puasanya ular. Ular melakukan puasa dengan tujuan berganti kulit. Setelah melakukan puasa, ular memang mempunyai kulit baru, tetapi apakah puasanya ular tersebut merubah cara hidup ular? yang awalnya sebagai pemangsa ganas menjadi pemakan tumbuh-tumbuhan? Tentu tidak. Bahkan menurut penelitian semakin tua atau semakin sering ia berganti kulit, seekor ular akan menjadi semakin ganas.

Marhaban ya Ramadhan, semoga puasa kita tahun ini bisa menjadikan kita insan yang lebih baik, sebaik dan seindah layaknya kupu-kupu. Amiiin ....

DarunNun
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar