Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Mukadimah Curhat

Oleh: Ninis Nofelia MPAF


Kita pasti punya cerita yang berbeda di setiap harinya. Hari kemarin akan beda versi dengan hari ini. Begitu juga hari esok, pasti akan berbeda dengan hari ini. Dan rasanya…. Akan begitu seterusnya. Meskipun kita melakukan rutinitas yang sama untuk setiap harinya. Misalnya aja, kita dinobatkan sebagai guru di sebuah sekolah. Berangkat pagi, pulang sore. Dari jam 07.00 sampai jam 16.00. mulai hari senin, sampai hari sabtu. Antara seragam kerja senin dan selasa saja sudah beda, apalagi kegiatannya. Bahkan cara mengajar kita akan sedikit berbeda di setiap harinya. Ga percaya?? Mungkin saja senyum kita hari ini lebih lebar 0.05 cm dari hari kemarin (hehe). Ya begitulah… mungkin disinilah sunnatullohnya, bahwa manusia diciptakan bersifat dinamis. Maka dari itu suatu saat pasti pernah mengalami kebosanan.
Pernah ga ngerasain bosan tingkat tinggi??? Hari-hari rasanya begitu-begitu aja. Ga ngerasain ada peningkatan. Mood naik turun, hehe. Bahkan pernah down. Buat kita yang peduli sama diri, pastinya cari cara buat ngilangin rasa bosen itu. ya khan??? Salah satunya yang pernah saya lakukan adalah searching di google “gimana caranya menghilangkan rasa bosan?”, eh…. tahukah  yang keluar?? Haha… ini ni.. artikel temen sekamar yang udah lama ga bersua… exited banget bacanya.. hehe. Gambar kucing pula ilustrasinya, hehe. Ok mbak catur… thankz for your advice. Kangeeen….T.T
Sekarang cek posisi kita (Ga perlu GPS kok, hehe). Oooow!#$%… posisiku hari ini adalah : betapa banyaknya hutang menulisku di blog tercinta ini. Afwan ustad…Dan hari ini adalah hari terakhir menuju hari pertama di bulan Mei 2015 (siap-siap dapat kartu merah dari devisi kepenulisan). Ok, sekarang aku tau cara buang rasa bosan itu (kayak iklan Indomie aja, hehe). ya setidaknya bagaimanapun suasana hati kita, tidak akan mengurangi nilai produktivitas diri kita (merasa tersindir dari judul penelitian saya sendiri, hehe).
Maafkan saya kak Izza… maafkan saya dek Fitri… terutama maafkan saya para asatidzh… karena 1 bulan ini mengidap autis terhadap penelitian saya. Semoga bisa selalu bisa istiqomah menulis. Dan Alhamdulillah, 1 bulan ini masih istiqomah menulis kok (proposal+pembahasan, hehe).

          Hari ini, banyak sekali yang ingin saya curahkan… mungkin karena sudah lama menumpuk di kepala. Sampai bingung mau cerita yang mana dulu (hehe). Hari ini saya akan cerita tentang kejadian hari ini. Penasaran kan….??? Ok, saksikan pada slide selanjutnya… CekIdoT….
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar