Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Kembang Dosa


Gambar 5.4 Virus dan getah sang kembang dosa yang membuat manusia celaka



Kala kalbu menjinjing sepi

Lihai kalam mampu mengiya

Atas maksud hanya secercap

Juga rasa

Cuma sekejap

Tiada seonggah

Hanya sebatas setetes getah

Yang lajunya membentur sendi

Keimanan akan Ilahi



Menitih lubang di kejauhan

Kedatangan si kembang dosa

Aroma kabutnya

Sungguh merona

Kian lama tumbuh mewarna

Nian indah terbawa rasa

Diiring bayang - bayang

Kan dapat kefarohan

Bersandarkan spanduk gemirang

Namun nyatanya buih mainan

Kan bawa pecah dalam segertak

       

Dalam musim pra peraduan

Yang tak berlegal

Juga tak ada tegal

Jalannyapun terjal

Kan tiadanya kesiapan

Kalbu inikah mesti dilelang?



Di masa rumbah untuk menanti

Selagi imtaq direkonstruksi

Di perpaduan hati

Tuk berniat dikontribusi



Kujumlah kabut yang tlah lalu

Kuhitung puing reruntuhanku

Manakala Tersimpan

Sejuta dosa kian mengambang

Terhampar ruah bak apungan

Tak mampu tuk terselam

Bahkan tenggelam

Malang melintang dalam fikiran



Meski nafsu kian menjegal

Merusak cabang berakar enam

Lantas bersua sukar membisu

Namun ikhtiar tetap berikrar

Diamkan tresna tuk yang halal



Singsingkan kabut yang bertebar

Tinggalkan asa yang kian cecar

Sebelum berujung di kekalapan

Keakhiratan kan tersisihkan

Biar kumbang merayu tuk kembang

Tak mauku jika tersumbang

Oleh riuhnya kemudharatan



Kukuncupkan segalanya

Kan kuhentikan laju mengasa

Takkan kusebar benih kelopak

Pada angan yang terbuyar

Tlah terselesaikan

Batin yang kini

Menjerahap

Dalam gencarnya lalu lalang

Meliarnya zat kembang dosa





-Indah Nurnanningsih-

Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar