Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Nasihat Orang Shalih




Kutipan dari Buku : Menyemai Kreator Peradaban By Prof.MoH.Nuh
 oleh : Izzati Ruba'ie

 Aku mencintai orang-orang yang shaleh,
Meskipun aku bukan termasuk golongan mereka
Aku hanya berharap mendapat kebaikan dengan mencintainya
Aku membenci orang-orang yang berbuat fasad (kerusakan) dan dosa,
Meskipun aku dan mereka sama saja (Imam Syafi’i)

Ilmu bak buruan dan catatan adalah pengikatnya
Ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat
Sungguh bodoh jika kau berhasil memburu rusa
Namun kau biarkan ia tak terikat di tengah makhluk lain
(Imam Syafi’i)

Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya. Sungguh mereka akan menghadapi masa yang berbeda dari masamu (Ali bin Abi Thalib)

Ingatlah ada 6 syarat untuk memperoleh ilmu : (Imam Syafi’i)
1.  Kecerdasan
2.  Semangat
3.  Sabar
4.  Biaya
5.  Bimbingan guru
6.  Waktu yang lama
Hendaklah kamu belajar ilmu pengetahuan karena sesungguhnya ilmu pengetahuan itu jadi perhiasannya orang-orang yang berilmu ,dan juga ilmu itu bisa jadi kelebihan serta jadi tanda-tanda bagi setiap perkara yang terpuji. (Syair)

Belajarlah, karena ilmu itu hiasan bagi pemiliknya
Ilmu adalah keutamaan dan tanda orang yang terpuji
Jadikan dirimu bermanfaat, setiap hari bertambah ilmu
Arungilah samudra manfaat (Sya’ir)

Istafti Qolbak, mintalah fatwa pada hatimu, kebaikan adalah sesuatu yang menenangkan hatimu dan keburukan adalah yang menggelisahkan hatimu (Hadist)
Kehormatan seseorang terletak pada kemampuannya memberikan manfaat dan kemaslahatan kepada orang lain (M.Nuh)

Kalau guru mengajar dengan hati , murid akan mendengarkan dengan hati . guru yang mengajar dengan cinta, murid pasti akan membalasnya dengan cinta . guru yang pandai menghargai murid , murid pasti akan menghargai guru (M.Nuh)
Semua amal ibadah , baik rohani maupun jasmani , perkataan maupun perbuatan, tidak akan dihitung kecuali disertai perilaku serta budi pekerti yang terpuji.menghiasi amal di dunia dengan akhlak yang baik menjadi pertanda bahwa amal itu akan diterima kelak di akhirat (KH.Hasyim Asy’ari)
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar