Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

MAYAT


MAYAT
Baru kemaren dia cantik, ganteng dan jadi rebutan
Sekarang? Meskipun cantik, masih ganteng, tapi tak ada yang sudi mendekatinya, apalagi memilikinya
Baru kemaren dia memikat, mempesona dan menarik simpati
Tetapi sekarang, orang yg paling dekat hendak pendamkan jasadnya kedalam tanah secepatnya
Baru kemaren dia dinanti-nanti, ditunggu-tunggu
Sekarang keluarga pun tak mau dia ada dirumah lama-lama
Baru kemaren dia lincah, gagah, dan perkasa
Tetapi sekarang mengedipkan mata pun dia tak sanggup
Baru kemaren dia beli pakaian model terbaru
Sekarang dia pakai pakaian model lama, model zaman nabi
Baru kemaren dia beli parfum kualitas import
Sekarang tubuhnya wangi pandan dan kapur barus
Baru kemaren dia luluran di salon langganan
Sekarang dia luluran dengan tanah
Baru kemaren dia selesaikan cicilan kendaraan baru milik pribadi
Sekarang


dia pakai kendaraan jadul inventaris masjid

Baru kemaren dia makan enak di restoran mewah
Sekarang dia yang jadi makanan enak para cacing, ulat, kecoa dsb
Baru kemaren dia beli lampu kamar eksklusif 24 watt
Sekarang dia dalam ruang gelap 24 jam
Baru kemaren saat rumahnya kelar
Sekarang dia tinggal di lubang tanah
Baru kemaren dia minum jamu awet muda
Sekarang daging ditubuhnya meleleh leleh
APA YANG KINI DIA HARAPKAN?
Baru kemaren dia tidur terlelap ketika adzan subuh
Sekarang dia sangat berharap bisa ke masjid waktu subuh walau merangkak
Baru kemaren dia lantang menentang dakwah agama
Sekarang ini dia sangat berharap ada yan ajak dia amalkan agama
Ma Sha Allah
Masihkan dunia ini menjadi tujuan?
Masihkah hamba berharap dapat bersantai disini?
Tidakkah kita iri pada mereka yang dijanjikan surge oleh-Nya,
Tapi tetap berusaha sekerasnya untuk beribadah sepanjang hari
Dan kita??? Sudah bangga dengan amalan yang biasa saja mengharap syurga???
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

1 komentar: