Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Indahnya Pesona Alam Kawah Ijen (Banyuwangi)




Dalam tulisan ini, penulis ingin berbagi pengalaman menariknya saat mengunjungi tempat wisata kawah ijen untuk memandu para wisatawan…
Kawah ijen merupakan tempat pertama yang di kunjungi oleh penulis untuk memandu para wisatawan dari belanda dan ukraina. Kawah Ijen ini ternyata merupakan pusat danau kawah terbesar di dunia, yang bisa memproduksi 36 juta meter kubik belerang dan hidrogen klorida dengan luas sekitar 5.466 hektar. Kawah yang berbahaya ini memiliki keindahan yang sangat luar biasa dengan danau belerang berwarna hijau toska dengan sentuhan dramatis dan elok. Danau Ijen memiliki derajat keasaman nol dan memiliki kedalaman 200 meter. Keasamannya yang sangat kuat dapat melarutkan pakaian dan jari manusia.(eastjava, 2015).  
Untuk menikmati indahnya panorama kawah Ijen penulis dan para wisatawan harus menempuh perjalanan yang cukup panjang dimulai dari kota Probolinggo hingga Banyuwangi. Disepanjang perjalanan, banyak sekali panorama alam yang ditawarkan, sehingga kami bisa menikmati kealamian dari panorama alam tersebut seperti jejeran hutan-hutan dan pantai disamping kiri-kanan jalan yang dilewati. Untuk menikmati kawah Ijen, kami harus menginap satu malam di sekitar kawasan kawah Ijen, dan kami memilih Catemor Homestay sebagai tempat penginapan. Tempat penginapan ini sangat menarik karena beberapa hal diantaranya; bangunan ini sudah ada sejak zaman penjajahan belanda, terletak didaerah pegunungan yang masih sangat asri, terdapat pabrik kopi, dan ada pula wisata air terjun di sekitar homestay ini. Hal tersebut menjadi alasan mengapa penginapan ini selalu ramai oleh para wisatawan baik lokal, non lokal maupun wisatawan asing pada masa liburan seperti hari sabtu dan minggu.
Untuk menuju tempat wisata kawah Ijen, kami harus mendaki gunung Ijen yang luar biasa tinggi, terjal dan pastinya menantang adrenalin. Karena disisi kanan-kiri jalan pegunungan merupakan jurang yang amat dalam dan curam, sehingga mengharuskan kami untuk berhati-hati demi keselamatan. Pendakian yang begitu ekstrim selama perjalanan lenyap seketika saat menyaksikan indahnya pesona kawah Ijen berwarna hijau kebiruan yang ditambah dengan cahaya matahari yang terpantul ke kawah, sebuah mahakarya spektakuler dari sang Maha Perkasa. 
Tidak hanya terkenal dengan kawahnya, kawah Ijen juga menyajikan berbagai keindahan alam di dalamnya seperti fenomena blue fire atau api biru yang mana muncul di tengah-tengah penambangan sulfur dan itu hanya bisa dilihat pada malam hari hingga menjelang dini hari. 


Tidak hanya itu, adanya para penambang belerang tradisional di kawasan kawah menjadikan para wisatawan tertarik untuk datang, karena  para penambang tersebut berani menggali belerang di sekitar danau yang dikelilingi asap dengan menggunakan alat yang sangat sederhana seperti tongkat besi, keranjang, dan penerang seadanya. Para penambang belerang ini mengambil belerang dari dasar kawah, disini asap  cukup tebal, namun dengan menggunakan penutup hidung sekadarnya mereka tetap mencari lelehan belerang. Lelehan belerang ini didapat dari pipa yang menuju sumber gas vulkanik yang mengandung sulfur.

 Gas ini dialirkan melaui pipa lalu keluar dalam bentuk lelehan belerang berwara merah kemudian berubah menjadi warna kuning setelah membeku.
Begitu menarik dan indahnya pesona kawah Ijen ini, para wisatawan yang penulis pandu sangat kagum dan menghargai keindahan alam kawah Ijen Indonesia. Banyak ilmu dan pengalaman baru yang diperoleh penulis dari mereka yaitu pentingnya untuk menjaga, bangga dan mengakui akan indahnya pesona alam Indonesia.

Ainur Riza/Pondok Pesantren Darun Nun


Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar