Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Ini ceritaku

Memang benar apa yang orang katakan. Hidup itu memang seperti teka teki. Mungkin saat ini kita masih bisa bernafas, melihat , mendengar dan merasakan. Tapi mungkin pula di detik , menit , jam , bahkan hari selanjutnya kita sudah tak bernyawa. Pernah membayangkan apa yang kan terjadi bila saat ini aku mati. Mungkin ruhku akan menangis bila melihat jasadku sudah tak berdaya namun hidupku masih berlumuran dosa. Tetapi Allah masih sayang padaku.... Tak semua orang dapat memiliki kesempatan sepertiku. Bila saat ini tak ku gunakan kesempatan itu mungkin selanjutnya banyak penyesalan yang akan hadir dihidupku. Pernah suatu saat terbesit untukku berhenti sejenak menuntut ilmu. Aku ingin sejenak berada di zona yang nyaman . Tidak dengan teman temanku...meraka sudah memikirkan apa yang akan mereka lakukan setelah lulus sarjana S1. Mulai bekerja, kuliah bahkan ada yang menikah. Namun..... semua itu Gatot...artinya gagal total Semula yang kurencanakan berubah. Keinginanku untuk pulang dan tidak lagi di pondok terhenti karena ummah menginginkan ku untuk tetap di pondok hingga aku wisuda. Sedih rasanya katika itu..Tapi aku mengambil banyak hikmah dari sini.. aku masih muda ...tak pantas aku berlehaa leha sedanglan orangtua ku selalu merasakan lelah. Aku masih bertenaga sepatutnya aku gunakan tenaga itu sebelum ku tak berdaya... dari sini aku mulai merubah niatku... ku kembali ...meski aku malu dengan pernyataanku...Mungkin ini sepele untuk orang lain namun ini sangat berarti unutkku dimana Allah masih sayang padaku. Allah tak ingin aku merasakan bosan...Allah tak ingin aku stagnan..kuliah S2 yang tak pernah ku bayangkan sama sekali kini harus aku jalani.. aku fikir dengan tak lagi merpotkan orang tua dapat membuat mereka mengurangi sedikit beban mereka.. namun aku salah...bukan itu yang mereka inginkan dariku... beliau menginginkanku uintuk lanjut sekolah dn bersemangat untuk mencari ilmu...tak semua orang memiliki kesempatan sepertiku... Bila Allah sudah berkehendak semuanya menjadi mudah. Hal yang kubayangkan sulit mulai dari pendaftaran hingga ujian masuk . Namun semuanya terasa mudah karena Allah memberi jalan untukku. Bukan hanya itu saja nikmat yang kurasakan..aku masih diberikan nikmat untuk hidup bersama orang orang yang berjihad fi sabilillah. bukan berperang di medan perang namun berperang di ilmu pengetahuan :D... Alhamdulillah alaa kulli hallin wa nikmatin.... 020914_MC_ini ceritaku
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar