Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.
NASIB DARA

Jerit bunga rekah di sela nasi merah darah
Dara manis  mengais peluh tadi pagi atas sajak cintanya
Rapuh bak baja jendela tetap dengan nafasnya
Pada dunia menyaksikan jalan-jalan menjulur dari kabut mimpi
Menemui rembulan, terdiam berkaca-kaca merasuk peluh Dara
Peluh datang dari hempasan pelangi cahaya, itu mata
Bulan lama melepas baja, bukan lepas tapi tersirap
mengelupas Lengking senja
Ya, senja tak kan lama namun nadi senja mengerak
Menangislah sepuasmu Dara
Lepas peluh pagi-pagi di pesisir rindu kabut itu
Berdenyut ingatan semalam matahari, venus bergumam
Dendam Dara
Mentari mencipta bunga-bunga merekah darah
Nasi tumpang-tindih hanya diam-diam mereka-reka
Akhirnya Dara, biarkan merekah bunga merahmu

Biarkan dirimu menjelma menjadi rembulan yang kau inginkan

terserak dari penulis terkapar di Bukit Cemara Tidar, Karang besuki
A. Mubtadiah
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar