Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Antara cinta, hawa nafsu dan logika



Antara cinta, hawa nafsu dan logika

By : Evi Nurjanah
 
Cinta adalah bahulnya iman, dimana orang tidak akan sejahtera maupun selamat dari ancaman Allah tanpa cinta, maka hendaklah hamba Allah berperilaku atas dasar cinta.
(Ibnu Qayyim).
Semilir candu asmara antara Sang Pemilik Qalbu dan utusan tercintanya, di suatu malam penuh ketegangan, seorang hamba berselimut udara dingin di tengah malam, menggigil ketakutan karena sebuah kepastian akan datangnya wahyu pertama dari Tuhan. Ya ya ya,,, nabi Muhammad SAW, hati yang sedang dipenuhi akan ketakutan dan kegelisahan, sebelum akhirnya menerima pesan dari Sang Pemilik Cinta untuk semua umatnya. Wahyu yang pertama diikrarkan Jibril kepada seseorang yang dijuluki sebagai Al-Amin, merupakan tanda kasih sayang Allah kepada semua hambaNya. Dia memberi petunjuk dan pedoman hidup kepada makhluk ciptannya agar mampu berjalan dengan berbekal bak sebuah kompas sebagai penunjuk arah jalan menuju syurga. Menapaki dunia bersama dengan beragam makhluk ciptaanNya hendaklah didasarkan atas cinta tuk ikhlas jalani skenarioNya. Rawan sekali kedudukan cinta dikuasai oleh hawa nafsu tanpa logika. Hanya mencari keuntungan dunia tanpa filter tujuan disamping dunia nyata. Cinta murni dari Pencipta, hawa nafsu pemiliknya makhuk penggoda insan, dan logika filter penyaring hawa nafsu menuju sebuah kemurnian cinta sebagai bekal jalani hidup dan penyempurna iman untuk memperoleh ridha Tuhan.
Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar