Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

Keluarga Allah di Bumi



Siapa yang tak ingin menjadi bagian dari keluarga Allah di bumi. Siapa yang tak ingin menjadi Hamilal Qur’an yang senantiasa lisannya selalu basah dengan ayat-ayatNya. Siapa yang tak ingin diberikan mahkota terindah kelak di syurgaNya. Saya kira kita semua mendambakan semua itu menjadi bagian dari keluarga Allah, Itulah salah satu keistimewaan seorang hafidz Qur’an yang diberikan Allah kepada hambaNya yang berjuang menjadi mujahid pecinta Al-Qur’an. Dalam Al-Qur’an Allah telah menjamin bahwa akan dimudahkan bagi siapa saja yang ingin menghafal, memahami dan mengamalkannya. Maka tak ada yang tidak mungkin bagi kita jika ingin menjadi bagian dari keluarga Allah dibumi. Selama kita punya niat karenaNya dan terus berjuang, Insyaallah semuanya kan terasa mudah.

Membaca bukunya Ustadz  Deden  yang judulnya Dahsyatnya Menghafal Al-Qur’an adalah salah satu buku yang sangat baik untuk menambah semangat kita dalam menghafal Qur’an. Beliau adalah Putra pertama Indonesia yang menjadi juara dalam MTQ Internasional di Maroko. Beliau bukan hanya hafal tapi juga ahli dalam bidang tafsir. Dalam buku tersebut diceritakan perjuangan beliau dalam menghafal Qur’an. Beliau adalah hafidz yang mulai menghafal ketika sudah dewasa dan hanya dalam waktu 2 bulan. Subhanallah, Bagaimana bisa sesingkat itu? Itulah kuasa Allah. Jika Allah telah berkehendak, maka tak ada yang tak mungkin. Jika kita telah berjuang, maka tak ada perjuangan yang sia-sia. Subhanallah, semakin optimis untuk terus berjuang dalam menyelami ayat-ayat cintaNya.

Beliau juga memberikan nasihat yang perlu kita perhatikan dalam prosesmenghafal Qur’an. Sesungguhnya tak ada tips yang jitu dalam menghafal, cukup hanya diri kita kuncinya. Cukup niatkan dalam hati, ikhlas karenaNya, berjuang dalam menghadapi godaan dalam proses menghafal dan yang paling penting adalah istiqomah. Menjadi seorang hafidz Qur’an bukan hanya sekedar menghafal Ayat ayat Allah, namun yyang paling penting adalah bagaimana berusaha berakhlak dengan Al-Qur’an. Pantaskah rasanya jika seorang Hamilal Qur’an namun akhlaknya jauh dari apa yang diperintahkan Al-Qur’an. Dan yang terakhir, Menyetor hafalan sangatlah penting kepada guru yang memang sudah ahli dalam Al-Qur’an tentunya seorang hamilal Qur’an juga, dan bukan hanya disetorkan kepada guru saja, tapi setorkan juga hafalan kita kepada Allah. Di tiap-tiap shalat kita, alangkah indahnya kita gunakan ayat yang sudah hafal itu, maka dengan begitu akan mempermudah dan memeperkuat hafalan juga. Terutama di keheningan malam, begitu syahdu ayat-ayat yang kit abaca di dua pertiga malam ketika mengadu kepadaNya.

Semoga Allah senantiasa memudahkan kita dalam perjuangan ini, walaupun sedikit yang paling penting bagaimana berusaha berakhlak dengan Al-Qur’an . Sehingga akan terciptanya generasi Qur’ani yang tangguh dan siap menegakkan Din yang indah ini. Allahummarhamna Bil Qur’an…Amin.

By: Izzati Ruba’ie 
bUKIT Cemara Tidar Karangbesuki Sukun Malang

Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar