Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

UNTUKMU YANG TERSAYANG

 

 By : Catur Mukti Wiani



Kepadamu yang tercinta, ibuku tersayang
Ibu... hari ini aku merasa sangat lelah, tapi ketika aku ingin mengeluh kuteringat
denganmu. Engkau tidak pernah mengeluh dalam  mendidik anak-anakmu, bersabar atas kesalahan dan dalam menghadapi semua masalah, termasuk tingkah polah buah hatimu yang kadang memeras keringat di sekujur tubuhmu. Aku masih ingat ketika kami anak-anakmu bertengkar engkau melerai kami dengan kasih sayangmu tanpa kekerasan sedikitpun. Atau aku masih sangat ingat , engkau sengaja menyelimutiku dengan selimut tebal, ketika engkau temukan aku dalam keadaan kedinginan sedangkan engkau sendiri tidak memakai selimut.
Ibu... sungguh bahagianya aku memiliki ibu sepertimu. Engkau yang selalu mengajariku berbuat baik dan tidak pernah mengajariku perbuatan tercela. Engkau adalah guru yang sangat aku idolakan. Maka tak salah jika ibu dijadikan guru pertama dalam pendidikan. Karena engkau guru yang penuh cinta meskipun tanpa menyandang gelar sarjana dibelakang namamu. Engkaulah guru yang penuh cinta, keikhlasan, kelemah lembutan dan kasih sayang ketika mendidik buah hatimu.
Ibuku tersayang...
Sungguh tak bisa aku membalas jasamu. Hanya terimakasih aku persembahkan padamu yang telah senantiasa bersabar dan memberikan dukungan, do’a, serta ridhomu untuk buah hatimu yang sedang menuntut ilmu nan jauh dari hadapan matamu ini.
Ibu... izinkanlah aku menangis jika memang air matamu terjatuh karena kedurhakaanku. Tapi, tersenyumlah wahai ibuku tersayang, karena senyum teduhmu menjauhkanku dari kesedihan dan belaian tangan kasih sayangmu menjadi madu ketika aku merasa sulit menghadapi pahitnya cobaan kehidupan.
Ibu sayang... dengarlah, sesungguhnya buah hatimu ini tidak pernah berharap ketika ia besar nanti menjadi seorang sarjana yang berbangga diri karena telah tecapai cita-citanya. Karena sesungguhnya yang paling tinggi adalah bisa melihat senyum indahmu ketika  berada disisimu dan berada di dekapan dadamu. Dan ketika air matanya terjatuh karena rindu akan cinta dan kasih sayangmu.
Dari si kecilmu,
yang selalu dirundung rindu kepadamu”

Share on Google Plus

About Darun nun

PP Darun Nun adalah pondok yang berada di Kota Malang, sebagai sarana penguatan akidah, penyempurnan akhlaq, dan tempat untuk menggembleng menjadi penulis yang baik.

0 komentar:

Posting Komentar