Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

" Tak Ada yang Abadi"

Oleh: Catur Mukti Wiani

 
kata mutiara



Jangan terlalu menggenggam sesuatu apapun yang kita miliki, karena semua yang kita miliki pada hakikatnya akan kembali pada Sang Pemilik. Begitu juga dengan mencintai, jangan mencintai sesuatu secara berlebihan karena mencintai secara berlebihan akan menimbulkan kesedihan, kehilangan, dan kekecewaan yang mendalam juga. Rasa sedih, kehilangan, dan kecewa itu muncul karena dalam mindsett kita sudah terseting  berpikir bahwa semua yang kita miliki adalah milik kita sendiri tanpa ingat bahwa semua akan kembali kepada-Nya.
Seperti halnya mencintai, dalam hal rejeki kita juga seharusnya tidak terlalu menggenggamnya. Misalkan kita gambarkan kita punya uang, dan uang itu kita genggam dengan tangan terkepal, apa yang terjadi? Maka yang terjadi adalah uang itu tetap dan tak akan bertambah karena tak ada lubang untuk uang masuk. Berbeda dengan kita memiliki uang dan uang itu diletakkan ditangan yang terbuka, maka kemungkinan uang itu akan bertambah karena uang bisa masuk. Walaupun kemungkinan uang itu bisa hilang ataupun tumpah, akan tetapi tetap masih ada kemungkinan uang itu bertambah kan?
Itulah semua adalah hukum alam, memberi dan diberi, meminta dan diminta, mencintai dan dicintai, membenci dan dibenci, dan lain sebagainya. Kita tidak selama meminta tanpa memberi dan tidak selamanya dicintai  tanpa dibenci. Semua itu emang sudah ditentukan begitu adanya. Semua yang kita miliki pasti kembali pada asal yang memilikinya. Tak ada yang abadi kecuali keabadian itu sendiri.


Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar