Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

BUNDA

Ibu,,,,,,,,,,,,
 
Dalam kesendirianku
Terlintas dalam benakku
Saat saat indah dalam kebersamaan kita
Kuingat saat kau mengusap kepalaku dengan tangan lembutmu
Kuingat saat kau menghapus air mata di pipiku disaat ku menangis
Kuingat saat kau memberikan petuah indah tentang hidup ini
Kuingat saat kau memasakkan makanan kesukaanku
Sungguh,,,,,,,,,,,,,,tiada yang bisa menggantikan dirimu
Semua yang kau lakukan sangat indah dan takkan pernah terlupakan
Dimana kan ku menemukan bidadari sabaik dirimu???
Dimana kan ku menemukan bidadari setulus cinta kasihmu???
Ibu,,,,,,,,,,,,,ku sangat merindukanmu
Kuhanya bisa mengirim seuntai doa padamu bunda,,,,,,,,,,
Kuhanya bisa meminta pada yang maha kuasa
Supaya ibu selalu sehat dan tersenyum menjalani hidup ini
Walau banyak rintangan melintang
Kuyakin engkaulah adalah sosok perempuan kuat nan hebat
Izinkan aku untuk selalu membuatmu tersenyum bunda,,,,,,,,,,,,,
Tiada yang bisa memberikan kebahagiaan di hati ini
Kecuali hanya melihatmu bahagia
Bahagiaku adalah melihatmu bahagia...............

I love you mom,,,,,,,,,,,,,,,i love you,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Kepada bidadari hidupku
Yang tak pernah lelah untuk mendampingiku
Yang tak pernah bosan menasihatiku
Yang tak pernah pudar kasih cintanya
Yang tak pernah kusut senyum indahnya
Yang tak pernah mengeluh di setiap kesulitannya
Yang tak pernah putus doanya untukku
Bunda,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Kan kupersembahkan hanya untukmu

Bahagiamu adalah bahagiaku,,,,,,,,,,,,,bunda!

Sayang,,,,,makan dulu gih,,,bentar lagi bunda mau kepasar,nanti mau dimasakin apa sayang???
iya bunda,,,,,bentar lagi,faza mau mandi dulu biar enak,,,,nanti teman faza mau dateng,boleh kan bunda???
ya boleh dong sayang,,,,,,kenapa gak boleh???yang penting sopan aja ,sapa yang mau datang sayang?
Zainab,,, bunda,,,,,,dia bentar lagi mau berangkat ke surabaya,dia mau kuliah disana.
O,,ya,,,,hebat dia,,,faza gak mau kuliah di luar juga ya?kan lebih bagus sayang.....????
Gak ah bunda,,,,,faza gak mau jauh-jauh dari bunda,,,,faza belum siap menghadapi kehidupan diluar sana tanpa ada bunda disampingku,,,,,,,,
Ya bukannya gitu sayang,,,kalau kita berfikir seperti itu ,kapan kita akan beranjak dewasa sayang,,,,kamu sekarang sudah lulus SMA bentar lagi akan jadi mahasiswa,,,,masak mau di temenin terus ma bunda,,,,,suatu saat kamu juga harus pisah sama bunda,,,,kamu seorang perempuan sayang,,,,,kelak kamu akan mengikuti suamimu kemanapun dia pergi,dan mau tidak mau kamu harus pisah dari bunda,,,,,,,
Iiihhhh,,,,,bunda,,,,udahlah,,,,,bilang aja gak sayang lagi ma faza,,,,kalau mau lihat faza pergi ya ngomong aja,,,,,
Sayang,,,,kok jawabnya gitu,,,,bunda Cuma ingin kamu dapatkan yang terbaik,,,,itu saja,,,,kenapa faza jawabnya gitu,,,,bunda gak pernah ngajarin seperti itu,,,,,
(aku hanya terdiam tidak menanggapi pembicaraan bunda,,,,jujur aku sebel banget)
Ya udah,,,,,bunda mau ke pasar dulu,,,,!!

      Sejenak aku terdiam di kamar,aku mulai memikirkan apa kata-kata bunda tadi.beliau sangat berharap aku bisa studi di luar kota,beliau ingin lihat aku tumbuh menjadi gadis yang mandiri.beliau sangat berharap aku bisa menggapai cita-cita menjadi seorang sastrawati.aku merenung ,,,,betapa pengorbanan beliau yang membanting tulang menghidupi kami bertiga tanpa seorang ayah.ayah kami telah pergi tuk selama-selamanya menghadap sang illahi 5 tahun yang lalu.dan adikku masih kelas 1 SMP.dan beliau tak pernah lelah untuk terus mendampingi kami setiap hari.walau beliau sangat letih ketika pulang dari sekolah.ibu adalah seorang guru SMA di kota kami yang jaraknya 5 km dari rumah.ibu biasa berangkat pagi-pagi sekali setelah menyiapkan kami sarapan karena beliau juga meranggkap sebagai guru BP disekolahnya.adik dan aku berangkat bersama karena kebetulan arah menuju sekolah kami sama.adikku nakal banget,,,,dia suka berantem sama aku,,,sebenarnya aku atau dia ya yang nakal???hehehe,,,,,tapi bunda selalu dengan sabar mengahadapi kami,dan pasti beliau akan menyuruh aku untuk mengalah,,,,kakak harus ngalah,,,itu selalu perintah bunda.
      Aku mengambil kertas dan polpen,,,,merancang bagaimana sebaiknya langkah aku ke depan.bunda selalu mengajarkan kami untuk bisa memplanningkan apa target kami ke depan.aku bercita-cita melanjutkan bisa masuk diperguruan tinggi negeri fakultas kedokteran.dan aku harus bisa mencapainya .apapun jalannya.aku sudah mencoba mengikuti program beasiswa berprestasi dan aku mengambil kedokteran UI,tapi hasilnya belum keluar.aku hanya memohon semoga aku diberikan yang terbaik untuk masa depanku nantinya.
      Temanku zainab akhirnya datang juga.dia akan berangkat ke surabaya untuk kuliah disana.dan sekarang kami akan berpisah,aku dan zainab berteman sudah 6 tahun.setiap keluh kesah kami selalu berbagi.apalagi dia sering banget nasihatin aku ketika aku sedang bete atau gak semangat.aku sering kangen sama ayah,dan aku selalu cerita sama zainab,,,,aku sering tanya,gimana rasanya ada ayah disamping kamu???pasti enak ya,,,,ada yang manjain,,,,,aku selalu jawab sendiri pertanyaan yang aku tanyain ke zainab....dan seolah-olah aku tidak menerima takdir bahwa ayah telah mendahului kami.dan dia selalu menasihatiku dan selalu meyakinkan hatiku bahwa ayah disana sudah tenang dan ditempatkan di tempat yang terindah oleh yang maha kuasa.
      Aku tak kuasa menahan air mata ini,padahal perpisahan kami tak untuk selamanya,,,ini hanya sebatas beda kota saja.tapi aku juga tak mengerti dengan hati ini,,,,sedih banget,,,,,,,,,,,zainab adalah orang yang sangat denganku setelah bunda.jika dia tidak ada ,dengan siapa aku akan berkeluh kesah dan curhat tentang segala hal yang tak mungkin aku ceritakan sama bunda.sebenarnya bunda juga selalu menyuruhku untuk selalu curhat dengan bunda tentang apapun.tapi aku sering milih-milih cerita apa yang harus diceritakan pada bunda dan cerita apa yang tidak diceritakan.
      Faza,,,,,bantuin bunda bentar sayang,,,!
Iya bunda,,,,,,,,,,,,,,!
      Aku keluar mengahmpiri bunda,beliau sedang membuat kue untuk adek yang ulang tahun hari ini.bunda selalu ingat dengan hari ulang tahun kami,walau hanya perayaannya Cuma dengan kami bertiga,kata bunda yang penting doanya,tak perlu ada perayaan yang besar.lebih baik uangnya digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat.
Sayang,,,,,bunda pengen tanya,,,,,!
Iya,,,,tanya apa bunda,,,,,???
Kamu masih ingin kuliah dikedokteran?
Ya iyalah bunda,,,bunda kan tau sendiri apa cita-cita faza.
Ya sayang,,,bunda tau,,,,,kamu harus mengerti posisi dan keadaan bunda saat ini,,,,bunda gak mungkin bisa membiayai kamu jika tanpa ada bantuan dari orang lain.
Faza udah berusaha bunda,,,,ikut beasiswa tapi hasilnya belum keluar,,,bunda doain faza dech biar bisa lulus,,,,
Itu selalu sayang,,,,,tanpa kau bilalng begitu juga bunda selalu mendoakan anak-anak bunda yang cantik ini,,,,,,bunda boleh usul sayang????
Apa itu bunda,,,,,?
Kalau seandainya kamu gak lulus beasiswa,,,,,kamu masuk fakultas sastra aja yah....insyaalllah kalau di sana ,bunda akan tidak kesulitan mencarikan kamu biaya.....
Duhhhh,,,,,bunda,,,kok ngomongnya gitu,,,,bunda gak mau ya lihat faza lulus,,,,
Ya allah sayang.....bukannya gitu,,,bunda Cuma ingin antisipasi ,bukan bermaksud apa-apa sayang,,,,bunda malah sangat nerharap...anak bunda bisa memperoleh apa yang dia inginkan,,,,
Aku hanya diam aja,,,,dan langsung berlari masuk kamar.
      Dalam fikiranku terlintas jika aku tak lulus,,,,cita-citaku kandas di tengah jalan.aku akan melanjutkan studi dimana?
      Aku sedih sekali,,,,bunda jatuh sakit.beliau sekarang ada dirumah sakit.akhir-akhir ini beliau memang sangat sibuk,beliau juga membantu usaha tante yang buka usaha kue,jadi beliau kerja ekstra.sepulang sekolah beliau langsung kerumah tante.itu juga tak mengurangi sedikitpun perhatiannya kepada kami.beliau sangat ingin berusaha bagaimana supaya aku bisa masuk fakultas kedokteran.beliau kemarin cerita semua ini bunda lakukan suoaya menambah tabungan buat aku kuliah di kedoteran.ya allah,,,,,,subhanallah,,,,,ku tak kuasa menahan tangisku,,,,,,,,,betapa bunda sangat menyayangi kami,,,tak ingin membuat kami kecewa sedikitpun dan selalu kan berusaha memenuhi apapun keinginan kami.aku putuskan apapun yang terjadi aku tak kan memaksa bunda untuk memenuhi keinginanku untuk kuliah di kedokteran.aku tak ingin melihatmu sakit seperti ini bunda,,,,,,,,,,,tak ada artinya jika aku masuk kedokteran sedangkan bunda harus menderita seperti ini.ya allah,...,maafkan aku!!!bunda,,,,maafkan aku!maafkan atas segala keegoisan aku selama ini,selalu ingin dituruti semua keinginanku,padhal ayah telah tiada tapi sungguh itu tak membuatmu gentar sedikitpun untuk terus berusaha membuat anak-anakmu bahagia.betapa engkau sangat mulia bunda,,,,kau mengajarkan aku tentang hidup ini melalui semua sikapmu,,,,semua membuatku tak ingin menyakitimu sedikitpun.maafkan aku bunda,,,,,,yang sering mengecewakanmu.beliau tak berharap jika aku mendapatkan beasiswa karena beliau tak ingin aku merasa terbebebani esok ketika belajar dengan banyak tuntutan dari sekolah nantinya.sungguh,,,itu tak pernah terlintas dalam benakku jika itu yang bunda khawatirkan.sungguh,,,,,,,,ku sangat mencintaimu bunda,,,,,,!!!!!dimana kan ku temukan bidadari sebaik dirimu?????kan ku lakukan apapun perintah dan permintaan bunda dan aku sudah siap jika bunda menginginkan aku di fakultas sastra,aku tak ingin mengecewakamnu bunda,,,,,,,,,cukup sudah buatmu sedih.
      Subhanallah,,,,,,maha suci allah yang telah merancang skenario hidup kita dengan begitu indah.bunda telah sehat kembali dan aku kan siap untuk kuliah di fakultas saatra walau tak pernah terbayangkan sebelumnya aku akan kuliah disana,karena jujur aku tak pernah suka belajar sastra,tapi ku yakin semuanya kan belajar lancar karena ada bidadari yang kan selalu setia disampingku,ku kan bahagia jika melihatmu bahagia bunda,,,,,,,,,,,,,,,!
I love you,,,,mom!!!!!                        

            Izzati Ruba'ie
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar