Pondok Pesantren Darun Nun Menjadi pondok terdepan dalam pengajaran agama, bahasa, literasi dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kekuatan akidah islamiyah, kemahiran berbahasa dan menulis, serta menjadi penggerak kemajuan masyarakat.

BUMI MENJADI SAKSI



Suatu hari, seorang sahabat mengadu pada Rasulallah, mereka mengeluh tentang jauhnya jarak rumah mereka dengan masjid. Mereka harus  berjalan kaki dengan jarak yang cukup kauh untuk bisa sampai di masjid. Mereka selalu ingin shalat berjamaah dengan Rasulallah, sehingga mereka bertanya apa sebaiknya kita pindah saja ke rumah yang lebih dekat dengan masjid. Hal itu mereka adukan kepada Rasulallah, kemudian Rasulallah menghibur mereka dan menjawab apa yang mereka adukan kepada Rasulallah. Sesungguhnya setiap langkah dalam jalan Allah  suatu kebaikan disisiNya, dan bumi telah menjadi saksinya. Janganlah kalian mengeluh kerena jarak yang cukup jauh, jadikan setiap langkah itu menjadi ladang berdzikir kita kepada Allah, bahkan orang yang rumahnya jauh dari masjid tetapi langkahnya ringan untuk melangkah untuk kemasjid maka itu sungguh kebaikan yang begitu besar di sisi Allah dan akan dibalas pula olehNya. Kemudian para sahabat yang mengeluh tadi merasa senang dan puas dengan jawaban Rasulallah, mereka tidak pernah mengeluh lagi dan terus bersemangat menuju ke masjid walau dengan jarak yang cukup jauh. Subhanallah..lalu bagaimana kah dengan kita? Adakah langkah kita telah ringan untuk melangkah ke rumah Allah,padahal jarak kita dengan masjid sangatlah dekat. Duhai Robbi,,,ampunkan kami yang dhoif ini.


Setiap langkah pun disaksikan oleh bumi. Tak hanya melangkah ke masjid, begitu juga melangkah ketempat yang lain, selama itu dalam kebaikan dan hanya untuk mencari keridhaanNya. Maka tak ada salahnya kita juga memakainya dalam hal menuntut ilmu. Jangan pernah lelah melangkah dalam menyelami luasnya lautan ilmu Allah, karena sungguh, ilmu kita hanyalah setetes dari luasnya air di lautan, lalu mengapa kita harus berhenti melangkah mencarinya.

Teringat sebuah syair Imam Syafaii yang begitu luar biasa,
Tinggalkan kampung halamanmu
Merantaulah,
Tinggalkan negerimu
Niscaya kau akan dapat gantinya
 dari orang-orang yang kau tinggalkan
Letihkan dirimu dengan menuntut ilmu
Karena sesungguhnya manisnya hidup akan kita rasakan
 setelah adanya perjuangan

Begitu menghujam dalam hati , memberikan semangat untuk terus melangkah lebih jauh menuntut ilmu, bahkan Rasulallah bersabda, Tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri China. Maka tak ada alasan untuk tidak berjuang tholabul ilmu.Perempuan shalihah tentunya pandai menjaga diri walau ia jauh dari keluarga , hanya untuk menuntut ilmu, menggapai ridhaNya.

Ya Robbjadikan setiap langkah kami hanya untuk mencari keridhaanMu. Berikan selalu ghirah dalam jiwa kami untuk terus mendekatkan diri kepadaMu. Jadikan setiap perjuangan ini sebagai wasilah untuk terus menjadikan diri ini menjadi lebih baik, karena sesungguhnya hakikat kita menuntut ilmu adalah bagaimana mengenalMu dan menjadi hamba yang shalih. Jadikan kami ahli ilmu, ahli Quran dan ahli kebaikan.AAmin Ya Robb.
Malang, 27 september 2013
Izzati Rubaie
Share on Google Plus

About PP DARUN NUN

0 komentar:

Posting Komentar